klinik-sehat >> Karena kami peduli kesehatan anda


News:


Pengaruh Kafein dalam Kopi


Secangkir kopi di pagi yang dingin atau di sore hari saat hujan deras, memang menjadi suguhan minum yang nikmat. Kopi juga teman yang setia dan asyik untuk menemani acara bergadang nonton pertandingan bola.


Tapi tahukah anda kalau kandungan kafein dalam kopi tersebut bersifat adiktif alias mengakibatkan ketagihan, meski hanya dalam kategori ringan. Selain bersifat adiktif ringan, kafein juga memiliki efek yang tidak baik bagi tubuh, terutama wanita.


Kafein bekerja pada sistem syaraf, lalu otot termasuk juga otot jantung dan organ ginjal. Kafein mampu meningkatkan aliran darah dalam ginjal, merangsang pusat pernafasan dan kinerja otot.


Karena cara kerja kafein tersebut, konsumsi kopi bisa menimbulkan reaksi seperti insomnia, gelisah, pernafasan meningkat dan lain-lain. Kafein juga memiliki pengaruh buruk terhadap wanita hamil, karena menurut penelitian, sekitar 20 persen wanita yang melahirkan bayi cacat, mengkonsumsi kopi 8 cangkir dalam satu hari.


Kafein juga meningkatkan kadar camp (senyawa perangsang pertumbuhan jaringan payudara), yang memicu timbulnya penyakit pada payudara seperti kanker.

 

Meski tidak dapat disangkal bahwa kafein juga memiliki kontribusi menambah daya konsentrasi dan rasa nikmat minuman, namun memang tidak ada yang sempurna.


Mengkonsumsi kopi memang sudah menjadi kebiasaan yang nikmat dan sulit dihindari, namun perlu diingat bahwa semua hal yang berlebihan memang berakibat buruk. Jadi semua tergantung anda untuk menahan keinginan mengkonsumsi kopi berlebihan atau tidak.